DESA CIKAWUNG

CIKAWUNG BERMUDA [Bersatu, Maju & Damai]

PROFIL

Desa Cikawung Kec. Terisi Kab. Indramayu merupakan sebuah desa yang pada awalnya masuk pada wilayah kecamatan Cikedung. Di tahun 2005 kecamatan Cikedung mengalami pemekaran sehingga menjadi dua kecamatan antara yaitu kecamatan Cikedung dan Kecamatan Terisi. Sedangkan desa Cikawung masuk pada wilayah kecamatan Terisi dengan jumlah penduduk 6.351 jiwa dan terdiri dari 2.050 Kepala keluarga (KK), sedangkan luas wilayah mencapai 7.368.1 Ha terdiri dari 5 dusun, 9 RW dan 35 RT, dengan batas wilayah sebagai berikut ;

Sebelah Utara        : Desa Jatimunggul Kec. Terisi

Sebelah Timur        : Desa Sahbandar Kab. Majalengka

Sebelah Selatan      : Desa Cibuluh Kab. Sumedang

Sebelah Barat         : Desa Sanca Kec. Gantar

Disamping itu desa Cikawung berpotensikan dalam kondisi desa sebagai berikut;

Kondisi Geografis

Ketinggian dari permukaan laut      :       17     meter

Banyaknya curah hujan                   :     167     meter/tahun

Suhu Udara                                      :      290      c

Peruntukan Lahan

Lahan Permukiman                          :     125     Ha

Lahan Pekarangan                           :     105     Ha

Lahan persawahan                           : 315.5     Ha

Lahan Perladangan                          : 883.1     Ha

Lahan Perkebunan Rakyat               :   4775     Ha

Lahan perkebunan Negara               : 5.462     Ha

Orbitasi

Jarak dari Pusat Pemerintah ke Desa Cikawung

Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan :     28       Km

Jarak dari Pusat Pemerintahan Kabupaten :     72       Km

Jarak dari Ibu Kota Provinsi                       :     145     Km

Jarak dari Kota Negara                               :     245     Km

Hasil pelaksanaan KKM dalam pemetaan per aspek ini secara garis besar mengacu pada NASKAH Keputusan Kuwu Desa Cikawung Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu Nomor : 411/02//Ds.2001/II/20013 tentang Revisi RKP-DES Tahun 2012 dan Revisi RKP DES Tahun 2013 Desa Cikawung Tahun 2012. Dengan pendeskripsian yang telah kami susun secara sistematis sebagai berikut;

Aspek Politik/Pemerintahan

Secara struktural dan fungsinya dalam kelembagaan di Desa Cikawung Kec. Terisi Kab. Indramayu sangat menentukan sebagai roda organisasi/pemerintahan yang dimobilisasi oleh kepala desa/kuwu dan BPD sebagai pathnersihp dan lembaga tertinggi di desa Cikawung.

Kelembagaan di desa Cikawung ini terdiri dari BPD, LPM, LP-PKK, MUI, Karang Taruna, PIK-R, FOKORGAKI, Kelompok Tani, dan lembaga kepemudaan lainnya. Jumlah Aparatur Pemerintahan dan Pengurus Kelembagaan di desa Cikawung sebagai berikut :

  • Aparat Pemerintah Desa
  • Badan Permusyawarahan Desa
  • Lembaga Pemberdayaan Masyarakat
  • PKK
  • Ketua RW
  • Ketua RT
  • Karang Taruna
  • Kelompok Tani
  • MUI
  • PIK-R
  • FOKORGAKI

Aspek Ekonomi dan Matapencahariaan

Penduduk desa Cikawung didominasi Buruh Tani 42%, Petani 14% angka pengangguran 31% dan sisanya PNS, TNI/POLRI, Pensiunan, Swasta, Industri Kecil, Pedagang, pelajar dan Mahasiswa.

Sebagai usaha sampingan ada juga yang berusaha ternak ayam, kambing dan sapi disamping juga home industri (musiman) berupa keripik gadung yang masih menjadi produk lokal yang perlu pengembangan dan eksploitasi, karena selama ini produksi “kripik gadung” berupa prodak mentahan.

Peserta KKM melibatkan diri dalam pembuatan / pengolahan Kripik Gadung. Berikut cara pengolahan ;

  • Bahan baku (buah gadung) yang diambil dari hutan yang dalam hal ini bertepatan di hutan Ciputat.
  • Dikupas  hingga bersih, kemudian dicuci. Kemudian diiris tipis-tipis (digongsor ) lalu di jemur selama kurang lebih 7 hari
  • Direndam selama 24 jam (sehari semalam) pada air yang mengalir dan dalam setiap 5 jam sekali diaduk.
  • Kemudian ditiriskan kemudian diberi bumbu sesuai selera selanjutnya di kukus sampai matang,  kemudian dijamur lagi sampai kering
  • Setelah betul-betul kering baru bisa digoreng.

Catatan :

Ø  Gadung yang sedang dijemur jangan sampai terkena air hujan, karena dapat membahayakan (berracun).

Ø  Kripik gadung yang diproses di desa Cikawung ini sebenarnya sudah ada ijin dari Dinas Kesehatan, bahkan ada bantuan alat pengupasan, tapi tidak adanya yang mengkoordinir sehingga tidak bisa berkembang dengan baik, juga para pekerjanya masing-masing sudah punya pengepul / bandar masing-masing.

Disamping itu belum ada wadah/lembaga yang menangani dalam pemasaranya.

Lain Gadung lain juga dengan Bernuk (salah satu nama buah), Bernuk kalau dikonsumsi akan membahayakan, karena mengandung racun, kali ini bernuk bermanfaat untuk penangkal hama untuk tumbuhan atau biasa kita kenal dengan pestisida, sebagai anti hama. Bernuk dapat dijadikan sebagai pestisida dan obat hama dengan pengolahan sebagai berikut;

  • Bernuk dijadikan sebagai Pestisida (racun kontak)

Bernuk dicincang kemudian direndam didalam air selama 1 (satu) bulan atau lebih, semakin lama direndam semakin bagus kualitas Bernuknya. Dengn ukuran air 2 liter untuk 5 buah Bernuk. Setelah direndam lalu disaring dan airnya dapat dijadikan sebagai obat semprot hama.

  • Bernuk dijadikan sebagai obat hama

Bernuk di cingcang (jangan terlalu kecil-kecil), kemudian bernuk di pasang di tempat yang ada hama tikusnya.

Aspek Pendidikan

Tingkat  pendidikan di desa Cikawung semakin hari semakin berkembang pesat dengan adanya banyak program baik dari pihak swasta maupun pemerintah, semakin banyak masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya kejenjang yang lebih tinggi yakni keperguruan tinggi, karena sekarang jarak sekolah/lokasi pendidikan semakin dekat, sehinggan tingkat kesadaran masyarakat tentang dunia pendidikan semakin meningkat.

Dengan demikian maka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) desa Cikawung semakin terangkat terutama dibidang pendidikan. Dan sarana pendidikan yang tersedia didesa Cikawung meliputi  TK, SD, SMP/SLTP, SMK/SLTA, untuk perguruan tinggi blm ada.

Disamping pendidikan formal diatas, juga ada pendidikan keagamaan seperti MD/DTA dalam hal ini di DTA Miftahul Huda dan pengajian al-Qur’an yang diselenggarakan di setiap mushola masing-masing seperti di maushola Al-Hidayah.

Peserta KKM dituntut untuk menjadi seorang creative intelegent yang mampu memberi warna pada kehidupan masyarakat yang lebih baik, peserta KKM sedikit banyak membantu dalam bidang pendidikan, baik dalam pendidikan formal, keagamaan atau pendidikan yang berbasis kemasyarakatan seperti jam’iyyah ibu-ibu yang diselenggarakan di mushala atau masjid.

Membantu sebagai tenaga pendidik yang dilaksanakan di SMPN Satu Atap 1 Terisi desa Cikawung yang bertepatan di dusun Ciselang dengan jarak tempu dari posko sekitar + 7 Km, dengan jumlah siswa kelas VII 24 siswa dan kelas VIII berjumlah 12,  ditahun pelajaran ini (2013/2014) SMPN Satu Atap 1 Terisi baru mencapai dua kelas, karena baru berdiri 2 tahun.

Selaras dengan pesatnya pendidikan di Desa Cikawung berikut data masyarakat dan jenjang pendidikannya;

NO JENJANG PENDIDIKAN
1 BLM SEKOLAH TK SD SLTP SLTA PT
JML 485 126 2.582 590 387 74

Aspek Kesehatan

Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat desa, mulai dari kesehatan balita/anak-anak, remaja dan orang dewasa.

Dalam aspek kesehatan pada desa Cikawung ini sangat baik dalam penanganan dan pelayanannya terhadap masyarakat, dengan bukti adanya kegiatan Posyandu sebagai  wadah dalam penanganan kesehatan terhadap balita dan ibu hamil. Sedangkan jumlah posko Posyandu di desa Cikawung mencapai 8 posko yang masing-masing posko diikuti kurang lebih 30 anak.

Di tahun 2013 ini data peserta Posyandu sebagai berikut;

Balita (0-12 bulan)                              : 114 anak

Balita (1-5 tahun)                                : 140 anak

Balita yang mengalami gizi buruk       : 3 anak

Ibu Hamil                                            : 43 Orang

Disamping Posyandu juga ada PUSTU (Puskesmas Pembantu) sebagai pembantu masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan, karena Puskesmas induk sangat jauh dari dusun-dusun terkait.

Sebagai media kesehatan dan olahraga, di desa Cikawung mengadakan senam pagi yang diselenggarakan pada setiap hari Minggu bertempat di gedung TK Tunas Rimba Perhutani yang diikuti Ibu PKK dan masyarakat lainnya.

Untuk para pemuda dibentuklah Tim Sepak Bola, yang pada tahun ini Peserta KKM membantu perehaban lapangan bola sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat.

Aspek Kehidupan Agama Masyarakat

Secara umum penduduk/masyarakat desa Cikawung memeluk agama Islam, yang natabene melestarikan budaya dan warisan leluhurnya, sebagai bukti masyarakat banyak yang menyelenggarakan organisasi keislaman (jam’iyah-an).

Dalam kegiatannya peserta KKM banyak terlibat dalam keagamaan yang dituangkan dalam mengisi acara di jam’iyyah al-Hidayah, sbuah jam’iyyah yang diikuti oleh ibu-ibu. Kegiatan-kegiatan berjam’iyyah itu meliputi;

Peserta KKM melibatkan diri sebagai Pembawa Acara (MC)

Peserta KKM melibatkan diri sebagai Qiro’ah

Peserta KKM melibatkan diri sebagai Pelantun Shalawat Nabi

Peserta KKM melibatkan diri sebagai Penceramah

Peserta KKM melibatkan diri sebagai Pemimpin Do’a

Walau semuanya dalam kontek belajar

Disamping kegiatan berjam’iyyah juga melibatkan diri sebagai pengganti/pembantu Ustadz dalam mengajari anak-anak mengaji al-Qur’an.

Di salah satu dusun yang berada di naungan desa Cikawung ada beberapa dusun yang pengetahuan dan kesadaran beragamanya kurang, sehingga butuhnya penyegaran tentang keagamaan terhadap masyarakat tersebut. Juga ada salah satu dusun tepatnya di dusun Ciselang mempunyai masalah tentang keagamaan yakni diusulkannya mendirikan shalat Jum’at di mushala yang dekat dengan SMPN Satu Atap 1 Terisi, yang pada prakteknya nanti peserta shalat Jum’at diambilkan dari siswa SMP dan masyarakat setempat. Munculnya gagasan tersebut karena ada alasan-alasan diantaranya adalah;

Mengkondisikan siswa SMP setelah pulang dari sekolah agar tetap melaksanakan Shalat Jum’at (setiap hari Jum’at). Untuk selain hari Jum’at siswa SMP sudah bisa dikondisikan berjama’ah shalat Dzuhur yang bertempat di mushola dekat dengn gedung SMP.

Jauhnya jarak tempuh dari dusun Ciselang ke dusun Lajem (dusun Lajem yang sudah ada masjidnya) sekitar 3 Km.

Dalam kasus ini peserta KKM dilibatkan sebagai pemberi pendapat dan mediator atas oarang-orang yang terkait dalam mencari keputusan boleh atau tidaknya dilaksanakannya shalat Jum’at di dusun Ciselang.

Aspek Budaya Masyarakat

Secara umum masyarakat desa Cikawung masih kental / melestarikan dengan budaya-budaya terdahulu. Mulai dari Mapag Sri (acara ritual menjelang panin padi), Sedekah Bumi (acara ritual setelah panin padi), Lisungan (acara ritual menghormati Lisung peninggalan nenek moyang, hingga sekarang Lisung itu masih terawat dengan baik), Kuda Renggong dan lain-lain.

Pada Tahun ini desa Cikawung mengirimkan peserta carnaval di Indramayu dalam acara peringatan ulang tahun ke 486 tahun kota Indramayu dengan mengusung Lisung sebagai warisan dan budaya pendahulu.

Bukan hanya itu di desa Cikawung ada situs Sangkuriang dan ibunya Dayang Sumbi yang dikenal dengan nama Palanangan dan Pawadonan yang terletak diatas dibukit berpatasan antara daerah Indramayu dan Sumedang.

Situs ini sudah diusulkan sebagai maskot desa Cikawung ke Kementerian Kebudayaan, namun hingga sekrang belum ada jawaban, jika situs ini tetap dibiarkn, maka akan mendekati kepunahan.